Banjir di Sumut Picu Stok BBM Menipis, Warga Medan Terpaksa Antre Panjang di SPBU
Laporan Dumai – Stok BBM Menipis Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara membuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) ikut terdampak. Di Kota Medan, warga terpaksa antre panjang di SPBU untuk mendapatkan BBM, dengan antrean kendaraan yang mengular hingga ratusan meter.
Stok Terbatas Akibat Distribusi Terganggu
Pihak SPBU menyebut bahwa stok BBM menipis karena distribusi dari depot terganggu akibat terendamnya sejumlah jalur transportasi dan jalan utama. Sejumlah kendaraan tangki tidak bisa melintas, sehingga SPBU hanya menerima pasokan terbatas.
“Stok kami menipis. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin, tapi distribusi dari depot terhambat karena beberapa ruas jalan masih banjir,” ujar seorang petugas SPBU di Medan.
Warga Mengeluh Antre Lama
Warga yang datang sejak pagi harus bersabar karena antrean panjang. Beberapa bahkan menunggu lebih dari satu jam untuk mengisi BBM. Selain itu, beberapa pengendara motor dan mobil pribadi membawa jeriken untuk memastikan ketersediaan bahan bakar di rumah.
“Antri lama sekali. Kami berharap banjir segera surut agar distribusi kembali normal,” kata seorang warga yang ditemui di lokasi.
Dampak pada Aktivitas Sehari-hari
Kelangkaan BBM ini berdampak pada aktivitas warga sehari-hari. Banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja, berbelanja, dan menjemput anak ke sekolah, kini terpaksa menyesuaikan jadwal dan rute mereka.
Selain itu, transportasi umum berbahan bakar minyak juga mengalami keterlambatan karena keterbatasan pasokan, menambah kepanikan di tengah kondisi banjir yang sudah merepotkan warga.
Stok BBM Menipis Upaya Pemerintah dan Pertamina
Pihak Pertamina bersama aparat daerah berupaya mengirimkan BBM tambahan ke SPBU terdampak menggunakan jalur alternatif. Tim juga disiagakan untuk memantau stok dan membantu pengaturan antrean agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.
“Prioritas kami memastikan SPBU tetap melayani masyarakat, terutama yang membutuhkan BBM untuk keperluan darurat,” jelas perwakilan Pertamina.
Warga Diminta Tetap Tenang
Otoritas setempat mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panic buying. Diharapkan masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar antrean tidak semakin panjang dan distribusi dapat merata.
Sementara itu, prediksi cuaca menunjukkan hujan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, sehingga warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan yang bisa memengaruhi ketersediaan logistik, termasuk BBM.

![update-indonesia-polemik-ijazah-jokowi-kembali-mencuat-ugm-tegaskan-asli-tapi-publik-masih-meragukan-40[1] Akhirnya Ijazah Asli Jokowi](https://kangarron.com/wp-content/uploads/2025/12/update-indonesia-polemik-ijazah-jokowi-kembali-mencuat-ugm-tegaskan-asli-tapi-publik-masih-meragukan-401-148x111.jpeg)
![693a99069dc05[1] Kritik Thom Haye](https://kangarron.com/wp-content/uploads/2025/12/693a99069dc051-148x111.jpeg)
![Binplin[1] Polrestabes Medan](https://kangarron.com/wp-content/uploads/2025/12/Binplin1-148x111.jpg)
![penderita-kusta-di-india-kehilangan-jemarinya-akibat-infeksi-bakteri_220131161009-848[1] Rumania Catat Kasus Kusta](https://kangarron.com/wp-content/uploads/2025/12/penderita-kusta-di-india-kehilangan-jemarinya-akibat-infeksi-bakteri_220131161009-8481-148x111.jpg)
![KTUTKYLUIL[1] Toba Dorong Iklim Investasi](https://kangarron.com/wp-content/uploads/2025/12/KTUTKYLUIL1-148x111.jpg)