, ,

16 Lansia Tewas dalam Kebakaran Panti Jompo di Manado Kondisinya Mengenaskan

oleh -94 Dilihat
16 Lansia Tewas

16 Lansia Tewas dalam Kebakaran Panti Jompo di Manado, Kondisinya Mengenaskan

Laporan Dumai – 16 Lansia Tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah panti jompo di Manado, Sulawesi Utara, pada pagi hari, 30 Desember 2025. Insiden ini menjadi salah satu tragedi kebakaran terburuk yang melibatkan fasilitas perawatan lansia di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Dalam kondisi yang mengenaskan, sebagian besar korban ditemukan tidak dapat melarikan diri dari kobaran api yang dengan cepat melahap bagian utama bangunan panti jompo tersebut.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.30 WITA itu juga mengakibatkan puluhan lansia lainnya mengalami luka bakar parah dan kesulitan bernapas akibat asap tebal yang memenuhi ruangan. Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi setelah menerima laporan langsung bekerja keras untuk memadamkan api, namun tidak bisa mencegah korban jiwa yang semakin bertambah. Proses evakuasi berjalan sangat sulit karena banyak korban yang sudah tidak bisa bergerak akibat keterbatasan fisik mereka.

Kronologi Kejadian

Kebakaran yang menghanguskan bangunan panti jompo ini diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik di salah satu ruang utama panti jompo yang terletak di kawasan Kelurahan Kairagi, Manado. Beberapa saksi mata yang berhasil selamat menyebutkan bahwa api dengan cepat menyebar dan membakar bagian atas bangunan, tempat di mana banyak lansia tidur di malam hari.

Saat api mulai membesar, kebanyakan penghuni panti jompo tidak bisa berbuat banyak karena kondisi fisik mereka yang rapuh, serta tidak adanya jalur evakuasi yang memadai. Selain itu, usia lanjut dan beberapa di antaranya mengalami gangguan kesehatan membuat sebagian besar penghuni panti jompo terperangkap dalam kebakaran. Beberapa penghuni yang bisa menyelamatkan diri hanya berhasil melarikan diri dengan luka bakar yang cukup parah, sementara sebagian besar lainnya ditemukan di tempat tidur mereka.

“Saat saya bangun, saya sudah melihat asap tebal. Saya langsung teriak-teriak dan berusaha lari, tapi banyak teman-teman saya yang tidak bisa bergerak. Mereka sudah tertidur lelap dan tak bisa bangun dari tempat tidur,” ujar salah satu penghuni yang berhasil selamat, dengan suara gemetar.Panti Werdha di Manado Terbakar, 16 Lansia Meninggal Dunia

Baca Juga: Hasil Piala Afrika 2025: Nigeria Susul Mesir Tim Kedua ke 16 Besar

Proses Evakuasi dan Penanganan Korban

Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian langsung berusaha memadamkan api yang sudah meluas, namun kesulitan karena bangunan panti jompo yang sebagian besar terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Selain itu, akses ke dalam bangunan yang terbatas juga menyulitkan petugas untuk mengevakuasi penghuni panti jompo yang terjebak.

 Sebagian besar jenazah tersebut mengalami luka bakar hingga tingkat yang mengerikan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Manado, Dodi Simanjuntak, mengungkapkan bahwa timnya membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api yang telah melahap sebagian besar bangunan panti jompo. “Kondisi api sangat besar, dan kami kesulitan masuk ke dalam karena asap yang pekat.

Penyebab Kebakaran dan Tanggapan Pemerintah

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib. Namun, dugaan sementara adalah adanya hubungan pendek listrik yang terjadi pada malam hari ketika penghuni panti jompo sedang tertidur. Pihak kepolisian sudah mulai melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik dan mencari tahu lebih lanjut apakah ada kelalaian dari pihak pengelola panti jompo dalam mencegah potensi bahaya kebakaran.

Menanggapi insiden tragis ini, Pemerintah Kota Manado segera memberikan respons dengan menurunkan tim gabungan untuk menyelidiki kejadian dan memastikan keluarga korban mendapatkan hak-haknya. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, mengungkapkan belasungkawa yang mendalam atas tragedi ini. “Kami sangat berduka atas kejadian ini. Pemerintah akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Selain itu, Pemerintah Kota Manado juga memastikan bahwa korban yang selamat akan mendapat perhatian penuh, baik dari segi perawatan medis maupun bantuan psikologis. “Kami akan menyediakan layanan kesehatan dan dukungan bagi para korban yang selamat agar mereka bisa menjalani proses pemulihan dengan baik,” tambah Andrei Angouw.

Reaksi Masyarakat dan Keluarga Korban

Berita tentang kebakaran ini mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga dari penghuni panti jompo yang menjadi korban. Beberapa keluarga korban langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mencari tahu keadaan kerabat mereka. Banyak dari mereka yang merasa terkejut dan sangat berduka atas kepergian orang-orang terkasih mereka, yang selama ini berada di panti jompo karena sudah tidak mampu merawat diri sendiri.

“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka terjebak dalam kebakaran ini. Ibu saya sudah lama tinggal di sini, dan saya selalu berharap dia aman. Kini, saya hanya bisa menangis,” ujar seorang anak dari korban yang tewas dalam kebakaran tersebut.

Keluarga korban berharap agar pihak berwenang segera memberikan kejelasan mengenai penyebab kebakaran dan bagaimana cara mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Selain itu, banyak pihak yang mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk lebih memperhatikan keselamatan penghuni panti jompo, yang sering kali menjadi kelompok yang rentan terhadap bencana semacam ini.

16 Lansia Tewas Tantangan Keamanan di Panti Jompo

Kesimpulan

Tragedi kebakaran di panti jompo Manado yang merenggut 16 nyawa lansia ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak terkait untuk lebih mengutamakan keselamatan penghuni panti jompo di Indonesia. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun insiden ini menekankan pentingnya perhatian lebih terhadap fasilitas yang menampung kelompok lansia, yang sering kali tidak mampu menyelamatkan diri dalam kondisi darurat. Pemerintah dan pengelola panti jompo harus bekerja sama untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang dan memberikan perlindungan yang lebih baik untuk para lansia.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.